Ratusan Perempuan Kota Bima Peringati Hari Ibu ke-97, Senam Sehat dan Tanam 20 Pohon Tabebuya di Jalur Dua Amahami

Kota Bima, Bima Times— Ratusan perempuan dari berbagai organisasi di Kota Bima memperingati Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 dengan menggelar senam sehat dan penanaman pohon di jalur dua Amahami, Minggu 12 Desember 2025.

Peringatan Hari Ibu tahun ini mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045”. Aksi lingkungan tersebut dilakukan melalui kolaborasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima bersama organisasi-organisasi perempuan dengan menanam 20 pohon Tabebuya di sepanjang jalur dua Amahami.

Kegiatan Senam Sehat di Taman Amahami

Kegiatan ini melibatkan Tim Penggerak PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), IPEMI, IWAPI, Bhayangkari, Persit, Salimah, serta sejumlah organisasi perempuan lainnya. Acara senam sehat dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Kota Bima, Hj. Badrah Ekawati. Setelah pelaksanaan senam sehat, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon Tabebuya di sepanjang jalur dua Amahami sebagai bentuk komitmen bersama menjaga ruang terbuka hijau di wilayah perkotaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima, Syarial Nuryadin, mengatakan penanaman pohon tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup.

Plt DLH Rian bersama Ketu TP PKK ( Hj. Badrah Ekawati ) dan Ketua Ipemi ( Ida Rahayu ) sesaat setalah penanaman pohon tabebuya

“Penanaman 20 pohon Tabebuya ini merupakan bentuk kolaborasi DLH dengan organisasi perempuan. Kami berharap tanaman ini dapat tumbuh dengan baik, memperindah kawasan Amahami, sekaligus memberikan manfaat ekologis bagi masyarakat,” ujar Syarial Nuryadin.

Menurutnya, keterlibatan aktif organisasi perempuan dalam kegiatan lingkungan menjadi modal penting dalam membangun kesadaran kolektif menjaga kebersihan dan kelestarian kota.

“Kami mengapresiasi peran perempuan Kota Bima yang tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga terlibat langsung dalam aksi nyata pelestarian lingkungan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Bima, Hj. Badrah Ekawati, dalam sambutannya saat membuka kegiatan senam sehat, menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu harus dimaknai dengan aksi nyata.

Hj. Badrah Ekawati saat membuka acara kegiatan senam sehat

“Momentum Hari Ibu ini menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki peran strategis, tidak hanya dalam keluarga, tetapi juga dalam menjaga kesehatan, kebersamaan, dan kelestarian lingkungan. Apa yang kita lakukan hari ini adalah bentuk kontribusi nyata perempuan Kota Bima,” ujar Hj. Badrah Ekawati.

Ketua Panitia Hari Ibu ke-97 Kota Bima, Ida Rahayu, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan ini dirancang agar peringatan Hari Ibu tidak berhenti pada seremoni semata.

Ketua Panitia Senam Sehat Ida Rahayu

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan peringatan Hari Ibu yang memberi dampak langsung, baik bagi kesehatan peserta maupun bagi lingkungan Kota Bima,” ujarnya.

Rangkaian peringatan Hari Ibu ke-97 di Kota Bima akan mencapai puncaknya pada Kamis, 18 Desember 2025, yang dijadwalkan berlangsung di Paruga Nae Convention Hall.

Scroll to Top