Kepala SMPN 6 Kota Bima, Ridwan, S.Ag., mengajak seluruh elemen sekolah memperkuat sinergi dalam membangun budaya disiplin sebagai bagian dari transformasi mutu pendidikan. Ajakan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi bertema “Pentingnya Kedisiplinan Kehadiran” yang berlangsung di aula sekolah, Senin , 9 Februari 2026
Dalam forum yang dihadiri guru, staf, serta Pengawas Pembina Hj. Sri Rahayu, S.Pd., Ridwan menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak bisa berjalan tanpa komitmen bersama. Menurutnya, kedisiplinan kehadiran merupakan indikator keseriusan sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang tertib dan produktif.

“Kedisiplinan bukan hanya tentang hadir atau tidak hadir, tetapi tentang tanggung jawab kita dalam menjalankan amanah pendidikan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya membangun sistem yang konsisten, mulai dari pengawasan internal hingga kolaborasi dengan orang tua siswa. Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah langkah konkret, seperti penerapan sanksi bagi siswa yang absen tanpa keterangan, pemberian penghargaan bagi siswa dengan kehadiran terbaik, serta penguatan komunikasi antara sekolah dan wali murid.
Sementara itu, Pengawas Pembina Hj. Sri Rahayu mengingatkan bahwa visi dan misi sekolah harus tercermin dalam praktik sehari-hari. “Kemajuan sekolah tidak hanya bergantung pada program, tetapi pada komitmen bersama untuk menjalankannya,” tegasnya.
Rapat berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dari guru terkait tantangan dan solusi dalam meningkatkan disiplin siswa. Pertemuan tersebut menghasilkan komitmen kolektif untuk memperkuat budaya kehadiran sebagai bagian dari upaya mewujudkan SMPN 6 Kota Bima yang lebih tertib, profesional, dan berprestasi.
