Bima Times, Bima – Setelah melalui proses pencarian selama tiga hari, bocah berusia tiga tahun yang hanyut di aliran sungai Dusun Kampung Sigi, Desa Rato, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban bernama Muhammad Ibadillah (3) ditemukan pada Rabu pagi di sekitar Jembatan Sondosia, tidak jauh dari lokasi awal kejadian.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bima (BPBD) Kabupaten Bima, Nurul Huda, membenarkan kabar tersebut.
“Iya benar, korban sudah ditemukan di dekat Jembatan Sondosia dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya.
Penemuan jasad korban sontak membuat suasana duka menyelimuti keluarga dan warga setempat. Tangis histeris pecah saat jenazah bocah malang itu dibawa ke rumah duka.
Sebelumnya, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana Dinas Sosial Kabupaten Bima serta masyarakat setempat telah melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai sejak hari pertama kejadian. Namun, pencarian hari pertama dan kedua belum membuahkan hasil.
Pada hari kedua, proses pencarian dihentikan sekitar pukul 17.10 WITA karena korban belum ditemukan. Tim kemudian merencanakan pencarian lanjutan pada hari ketiga mulai pukul 07.00 WITA dari titik nol atau lokasi awal kejadian hingga ke hilir sungai dengan menggunakan perahu karet (rubber boat). Sementara itu, unsur Polairud melakukan penyisiran di wilayah muara hingga perairan laut guna mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus lebih jauh.
Upaya maksimal yang dilakukan tim gabungan akhirnya membuahkan hasil pada hari ketiga, meski korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.
Pihak keluarga menerima jenazah untuk dimakamkan secara layak. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap anak-anak saat berada di sekitar aliran sungai, terutama di musim penghujan dengan arus yang deras.


